Review Rebecca

Review Rebecca: Misteri Kematian yang Sulit Terpecahkan

Spoiler Alertttt! Masih anget nih, guys!

Film Rebecca sudah tayang di Netflix per tanggal 21 Oktober 2020. Film ini di perankan oleh Lily James dan merupakan film dengan genre thriller psikologis.

Disutradarai  oleh Ben Wheatley dan diproduksi oleh Working Title Films Darkest Hour, Emma. Selama menonton film ini, perasaan dan emosi kalian akan naik turun saking tegangnya. 

Cukup memiliki alur yang unexpected, film ini merupakan hasil adaptasi dari novel karya Daphne du Maurier pada tahun 1938. Novel ini kemudian dikenal sebagai karya sastra du Maurier yang paling populer di Inggris.

Rebecca yang kalian tonton di Netflix sebenarnya bukan film pertama yang di adaptasi dari novel, tapi di tahun 1940 dan 1997 sudah lebih dulu di tayangkan dengan beberapa versi yang berbeda.

Film yang memiliki latar belakang rumah klasik mewah di kawasan pantai Inggris ini ternyata memiliki lokasi syuting rumah yang berbeda-beda lho. Menurut sutradara, ia kesulitan menyesuaikan konsep ruangan yang sama seperti pada novel aslinya.

Kemudian syuting ini harus berpindah-pindah ke empat hingga lima rumah mewah yang berbeda. Wah, kira-kira berapa ya total pengeluaran film ini? hmm, pasti mahal banget!

Sekarang, kita akan review Rebecca di versi 2020 ya.

Review Rebecca

Review Rebecca

Rotten Tomatoes

Berawal dari seorang wanita muda yang tidak sebutkan namanya, bekerja sebagai pendamping ningrat yang bertemu dengan Maxim de Winters di Monte Carlo sebuah tempat penginapan mewah. Maxim adalah seorang duda kaya raya yang ditinggal meninggal istrinya, Rebecca.

Pertemuan Maxim dan wanita muda tersebut sangatlah singkat dan intens hingga membuat keduanya jatuh cinta dan memutuskan untuk menikah. Keputusan untuk menikah dalam waktu cepat, di buat oleh Maxim saat mengetahui wanita yang ia sukai akan pergi ke New York untuk ikut dengan atasannya.

Sebelumnya wanita muda tersebur udah diperingatkan oleh atasannya, untuk tidak menikahi Maxim hanya karena sex. Karena pada akhirnya ia akan tinggal di rumah berhantu yang mana istri pertama Maxim akan bergentayang di sana.

Karena sudah bertekad untuk percaya dan menikahi Maxim, ia berkata bahwa tidak takut oleh hantu. Berubahlah wanita ini di sebut dan di panggil sebagai Ny. De Winter setelah menikah dengan Maxim.

Semua terlihat bahagia dan baik-baik saja di awal. Tapi siapa sangka kalau di luar negeri pun punya asisten rumah tangga (ART) yang julid banget?

Setelah menikah dan berbulan madu, Maxim dan istrinya memutuskan untuk kembali ke rumah lama Maxim di Manderley. Manderley adalah mansion atau rumah tua yang telah 300 tahun diwariskan secara turun-menurun oleh marga de Winter.

Rumah tua yang besar seperti istana ini tidak seindah yang terlihat. Ny. De Winter harus bertahan hidup dengan bayang-bayang istri pertama Maxim dan kepala ART yang juga belum bisa move on dari Rebecca.

Kepala ART ini yang biasa di panggil Ny. Danvers memiliki sikap yang sangat mengintimidasi Ny. De Winters. Ia kemudian menyadari kalau ada sesuatu di balik kematian Rebecca.

Nah usut punya usut, ternyata Ny. Danvers ini udah kenal Rebecca dari jaman istri pertama Maxim masih kecil. Jadi dia sayang banget dan gak rela posisi majikannya diganti dengan wanita lain.

Di tambah lagi Ny. Danvers bilang kalau arwah majikannya tersebut masih ada di rumah dan tidak akan suka kalau Ny. De Winter menggantikan poisisinya. Ny. De Winter kemudian mencoba membongkar teka-teki yang terjadi di rumah tersebut.

Ny. De Winter juga kemudian sudah mulai curiga kenapa suaminya, Maxim nggak mau sama sekali bahas mengenai istrinya pertamanya. Lalu menganggap kalau Maxim masih memikirkan dan belum lepas dari Rebecca.

Ditambah lagi Maxim ternyata punya kebiasaan sleep walking ke kamar lamanya dengan Rebecca. Istri pertamanya di ketahui meninggal akibat ombak di laut saat ia sedang berlayar.

Kejadian ini membuat Ny. De Winter menjadi terbayang-bayang dan merasa di hantui dengan sosok wanita berambut panjang dengan gaun berwarna merah. Film ini hanya akan memberikan bumbu-bumbu manis di awal hingga seperempat awal film aja.

Selebihnya? Tegang dan harus mikir keras, ada apa sebenarnya antara Maxim dan Rebecca.

Siapa Sebenarnya Rebecca?

Review Rebecca

Rotten Tomatoes

Rebecca dikenal sebagai wanita ramah yang cantik, tinggi dan memiliki rambut hitam panjang yang bagus. Wanita ini diketahui telah meninggal saat sedang berlayar dan jasadnya di temukan setelah 2 bulan ia menghilang dalam keadaan tidak utuh.

Entah apakah arwahnya sungguh tidak menyukai Ny. De Winter yang baru, Rebecca dan kapalnya tiba-tiba kembali ke tepi pantai tepat di Manderley.

Di ditemukan dalam keadaan hanya sisa tengkorak dan masih menggunakan cincin pernikahan dengan Maxim. Penemuan jasadnya kemudian memancing pihak polisi dan pengadilan untuk mengetahui penyebab kematiannya.

Beberapa bukti terkumpul satu persatu mulai dari bawah kapal yang di gunakan Rebecca rusak dan berlubang seperti sengaja di rusak. Di balik itu semua, Maxim memiliki alasan tersendiri.

Maxim mengaku pada Ny. De Winter bahwa dirinya merasa masih terjebak oleh Rebecca, bukan karena cinta, tetapi karena ia membencinya. Rebecca ternyata bukanlah gadis ramah dan lugu yang seperti orang-orang katakan.

Wanita tersebut di ketahui telah berselingkuh dengan tidur bersama beberapa pria selain Maxim dan mengatakan bahwa jika Rebecca hamil, itu bukanlah anak dari Maxim.

Kejam banget ya?

Maka dari itu Maxim yang ga sanggup untuk menceraikannya karena tidak mau merusak citra keluarga De Winter. Ia kemudian mencoba mencari cara untuk membunuh Istri pertamanya.

Kejadian ini kemudian membawa Maxim ke meja hijau melawan Ny. Danvers dan sepupu Rebecca. Ny. De Winter terus berusaha untuk membantu menyelamatkan suaminya dari kasus yang dialami.

Pasalnya Rebecca juga di ketahui sedang stress akibat penyakit yang dideritanya, kanker Rahim. Setelah menemui bukti sakit tersebut, ia mengatakan pada hakim bahwa Rebecca meninggal akibat bunuh diri.

Hmm, kenapa ya Ny. De Winter sebegitunya membela suaminya supaya gak di penjara?

Setelah selesainya kasus ini, Maxim dan istri memutuskan untuk tinggal di Kairo untuk melupakan dan meninggalkan luka lama. Coba cari tau apa di balik tatapan Ny. De Winter di akhir film?

Jadi, proses meninggal yang mana nih yang kalian yakini? Apakah bunuh diri atau meninggal karena kapalnya rusak? Yuk, bongkar teka-teki ini dengan diskusi bersama di kolom komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *