Review Breaking Bad, Drama Kejahatan Tertinggi Abad ini

Breaking Bad, awalnya saya memandang remeh drama yang satu ini. Meskipun sering muncul di home Netflix saya, Breaking Bad tak berhasil menggoda saya satu kali pun untuk ditonton. Tapi ada satu momen yang akhirnya membuat saya mencoba menonton serial kejahatan ini yaitu karena podcast Raditya Dika.

Di podcast Raditya Dika dengan seorang dokter forensik bernama Dokter Stephanie, ada salah satu pembahasan mengenai Breaking Bad. Menurut saya saat itu tak ada salahnya menonton, saya pun sedang sakit di rumah sakit waktu itu.

Saat menonton episode pertama, saya langsung menganggap serial Breaking Bad adalah serial yang gila dan mengesankan. Hal itu berlanjut sampai saya menontonnya hingga akhir. Menurut pandangan saya, Breaking Bad adalah drama kejahatan tertinggi abad ini karena digarap dengan cara yang luar biasa.

Inilah review Breaking Bad yang bisa kita ketahui. Mengapa di review Breaking Bad ini saya menganggapnya sebagai drama kejahatan tertinggi abad ini? Mari kita ulas.

Setiap Karakter Hidup dan Tampil Mengesankan

Salah satu keunggulan Breaking Bad adalah bagaimana setiap karakternya terasa hidup dan berkarakter, bukan sekadar tempelan. Bahkan Holly, bayi Walter White, memiliki peran emosional yang kuat dalam alur cerita.

Vince Gilligan memastikan setiap karakter memiliki tempat dan tujuan yang jelas, sehingga mayoritas dari mereka tetap relevan dari episode pertama hingga akhir. Hubungan antarkarakter juga sangat kuat, menciptakan jaringan konflik dan perkembangan yang terus berkembang secara organik.

Setiap kematian dalam Breaking Bad bukan sekadar kejadian biasa, tetapi momen yang ikonik dan membekas di benak penonton.

Contohnya, kematian Gus Fring yang penuh gaya, atau adegan memilukan ketika Hank Schrader menghadapi ajalnya. Semua dirancang dengan cermat, memberikan dampak emosional yang mendalam.

Selain itu, dialog dalam Breaking Bad begitu tajam dan bermakna, mencerminkan kepribadian serta konflik yang dialami masing-masing karakter. Dari ucapan Walter White yang legendaris, “I am the danger,” hingga interaksi sederhana antara Jesse Pinkman dan Walter yang penuh ketegangan dan emosi.

Semua ini membuat karakter dalam Breaking Bad terasa nyata, kompleks, dan tak terlupakan bagi penontonnya.

Pace Maju Mundur yang Pas Membuat Semua Terasa Jelas

Salah satu keunggulan Breaking Bad adalah penggunaan alur maju dan mundur yang digarap dengan pace yang pas. Vince Gilligan memanfaatkan alur mundur bukan sekadar sebagai hiasan, tetapi untuk memberikan konteks yang lebih jelas terhadap peristiwa yang sedang terjadi.

Teknik ini memastikan penonton tidak dibiarkan bertanya-tanya terlalu lama, karena jawabannya segera diberikan melalui kilas balik yang efektif dan bermakna.

Setiap flashback dalam Breaking Bad memiliki tujuan yang jelas, sering kali digunakan untuk mengungkap latar belakang karakter atau menjelaskan motivasi mereka.

Misalnya, kilas balik ke masa lalu Walter White saat masih menjadi ilmuwan berbakat di Gray Matter memberikan pemahaman lebih dalam tentang ambisi dan rasa frustrasinya. Begitu pula dengan adegan kilas balik masa kecil Jesse Pinkman yang menjelaskan bagaimana kehidupannya membentuk kepribadiannya.

Pace yang digunakan dalam transisi alur maju dan mundur juga terasa sangat tepat. Penonton tidak perlu menunggu terlalu lama untuk memahami alasan di balik sebuah peristiwa, tetapi juga tidak dipaksakan terlalu cepat hingga kehilangan makna emosionalnya.

Dengan keseimbangan ini, Breaking Bad berhasil menghadirkan narasi yang padat, penuh kejutan, dan tetap mudah diikuti.

Transisi Antagonis Utama Terasa Natural

Di review Breaking Bad kali ini, salah satu keunggulan Breaking Bad adalah bagaimana transisi dari satu antagonis utama ke yang lainnya terasa natural dan tidak dipaksakan.

Setiap perubahan musuh yang dihadapi Walter White berkembang secara organik seiring dengan transformasinya dari seorang guru kimia biasa menjadi sosok kriminal yang semakin mengerikan.

Di awal cerita Walter tampak ketakutan saat berhadapan dengan Tuco Salamanca, seorang bandar narkoba brutal yang temperamental. Namun, seiring berjalannya waktu, ia semakin cerdas dan berani menghadapi lawan yang jauh lebih berbahaya.

Pada musim ketiga, ia tidak lagi menjadi pria yang ketakutan, melainkan seseorang yang berani bermain strategi dengan Gus Fring, seorang bos kartel yang cerdik dan kejam.

Transisi ini berjalan mulus karena tidak sekadar mengganti antagonis, tetapi juga mencerminkan perkembangan karakter Walter. Dari seseorang yang awalnya terpaksa masuk ke dunia kejahatan, ia berubah menjadi figur dominan yang siap menyingkirkan siapa pun yang menghalangi jalannya.

Hingga akhirnya, di musim terakhir, lawan terbesarnya bukan lagi bandar narkoba lain, melainkan dirinya sendiri, Heisenberg, persona yang ia ciptakan. Semua ini menjadikan perjalanan Walter begitu nyata dan tak terlupakan.

Tak Melulu Kejahatan, Ada Drama Keluarga di Atasnya

review breaking bad
Review Breaking Bad, Drama Kejahatan Tertinggi Abad ini 6

Breaking Bad memang dikenal sebagai serial kejahatan yang intens, tetapi drama keluarga di dalamnya juga memiliki peran besar. Awalnya, konflik keluarga Walter White terasa klise dan bahkan cenderung membosankan, hanya tentang pria yang menyembunyikan rahasia dari istrinya.

Namun, seiring waktu, drama ini berkembang menjadi konflik yang jauh lebih kompleks, terutama ketika Skyler akhirnya mengetahui kebenaran tentang bisnis gelap Walter.

Ketegangan dalam rumah tangga Walter tidak sekadar menjadi subplot, tetapi justru memperkaya cerita utama. Carut-marut hubungan Walter dengan Skyler, serta dampaknya pada anak-anak mereka, semakin memperkuat tragedi yang dibangun sepanjang serial.

Ketika Walter semakin tenggelam dalam dunia kejahatan, kehancuran keluarganya menjadi tak terhindarkan.

Menjelang akhir serial, drama keluarga ini mencapai titik puncaknya. Kita tidak hanya melihat Walter sebagai seorang kriminal, tetapi juga sebagai suami dan ayah yang akhirnya harus menerima konsekuensi dari pilihannya.

Momen ketika Walter mengucapkan perpisahan kepada Skyler dan Flynn begitu emosional, membuat penonton lebih simpatik terhadap keluarganya yang harus menanggung akibat dari ambisi Walter.

Hal ini membuktikan bahwa Breaking Bad bukan hanya tentang kejahatan, tetapi juga tentang kehancuran keluarga akibatnya.

Satu Plot Hole Mengganjal Soal Mike dan Keluarganya

review breaking bad
Review Breaking Bad, Drama Kejahatan Tertinggi Abad ini 7

Salah satu hal yang mengganjal dalam review Breaking Bad ini adalah kurangnya penjelasan mengenai nasib cucu dan keluarga Mike Ehrmantraut setelah kematiannya.

Sebagai karakter yang begitu cerdik, tangguh, dan berprinsip, kematian Mike terasa kurang heroik. Walter White membunuhnya dalam keadaan tak berdaya, dan meskipun momen itu kuat secara emosional, rasanya kurang sesuai dengan sosok Mike yang selalu memiliki rencana cadangan.

Yang lebih mengganggu adalah bagaimana serial ini tidak pernah benar-benar menyinggung apa yang terjadi pada cucu Mike, Kaylee.

Padahal, hampir semua tindakan kriminal yang dilakukan Mike selama lebih dari 20 tahun didasarkan pada keinginannya untuk memberikan masa depan yang aman bagi Kaylee. Uang yang ia kumpulkan untuknya pun akhirnya tidak pernah sampai.

Apakah El Camino atau Better Call Saul memberikan jawaban atas nasib keluarga Mike? Itu masih menjadi pertanyaan, karena penulis belum menonton keduanya.

Namun, dalam konteks Breaking Bad sendiri, absennya penjelasan ini menjadi plot hole yang cukup mengganggu. Mengingat seberapa penting cucunya dalam motivasi Mike, kurangnya penyelesaian untuk alur ini terasa seperti bagian yang belum tuntas dalam kisahnya.

Itulah review Breaking Bad yang bisa kamu ketahui. Serial ini memang sangat luar biasa bagus, natural, dan tidak membosankan sehingga tak berlebihan menganggapnya sebagai salah satu serial terbaik di abad ini.

Namun, di review Breaking Bad ini saya harus jujur bahwa ada satu ganjalan yakni soal nasib cucu serta keluarga Mike pasca kematiannya. Saya sih berharap satu genjalan ini bisa terjawab di El Camino atau Better Call Saul nanti ya.

Nonton Breaking Bad di sini

Jangan sampai ketinggalan update berita soal film dan pembahasan unik soal film hanya di BahasFilm.id.

Penulis
  • Bang Adam

    Suka berbagai genre film. Pelan-pelan hobi nonton jadi hobi review dan akhirnya beneran kecebur di dunia kepenulisan film. Hobi jadi kerjaan? Kenapa gak?

Breaking Bad
Breaking Bad Review Featured

Director: Vince Gilligan

Date Created: 2008-01-20 12:22

Peringkat Editor:
5

Pros

  • Setiap Karakter Hidup dan Tampil Mengesankan
  • Pace Maju Mundur yang Pas Membuat Semua Terasa Jelas
  • Transisi Antagonis Utama Terasa Natural
  • Tak Melulu Kejahatan, Ada Drama Keluarga di Atasnya

Cons

  • Satu Plot Hole Mengganjal Soal Mike dan Keluarganya
Share:

Tinggalkan komentar

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.