Birds of Prey

Review Birds of Prey: Putus Cinta Yang Menguatkan

Baru-baru ini Warner Bros Pictures merilis film Birds of Prey, yang menurut gue mengangkat emansipasi wanita.

Film ini tayang di bioskop tanggal 5 Februari lalu. Sudah tidak lagi dalam bayang-bayang Joker, karena bercerita tentang Harley Quinn yang diperankan oleh Margot Robbie setelah putus cinta.

Harley Quinn bertekad untuk menjadi perempuan independen yang tidak lagi bergantung pada kekasihnya. Scene ini hadir sebagai pembuka film, menceritakan secara singkat tentang kehidupan masa lalu dan alasan mengapa Harley Quinn dan Joker harus berpisah.

Film Birds of Prey memberikan pelajaran bagi kita untuk bisa melihat seseorang dari sisi yang berbeda. Tidak meremehkan orang lain dan yang paling penting adalah harus bisa move on dan bangkit lagi.

Mantan mah lupain aja, guys!

“I’m the one they should be scared of! Not You, not mister J. Because I’m Harley frickin Quinn”

Review Birds of Prey

Cantik Tapi Brutal

Birds of Prey cukup memberikan pertarungan yang sadis. Jadi gue saranin buat kalian yang phobia kekerasan dan darah jangan nonton ini ya. Karena cukup ngeri, guys.

Harley Quinn tampil dengan sedikit berbeda, dia yang sebelumnya memiliki rambut panjang memutuskan untuk memotong rambutnya. Jadi, yaa tidak terlalu banyak perubahan sih.

Scene ini masuk dalam keadaan galaunya Harley Quinn yang kemudian dia meledakkan sebuah pabrik kimia dengan menggunakan bom yang dipasang dalam mobil.

Saat bersamaan, penjahat bernama Roman Sionis atau dengan nama panggungnya Black Mask, membuat pengumuman untuk memburu gadis muda bernama Cassandra Cain.

Cassandra Cain adalah seorang pencuri yang ternyata mendapatkan sebuah berlian. Akhirnya kota Gotham dibuat ramai untuk bantu mencarinya.

Sang pemilik Club awalnya mendapatkan permintaan tolong dari Harley Quinn untuk melindunginya dari teror musuh-musuh lamanya. Tapi, Roman Sionis justru menginginkan Harley Quinn untuk mati.

Untuk menghindari dirinya dibunuh, Harley Quinn ikut andil untuk mencari Cassandra Cain. Tapi tidak untuk diserahkan ke Roman Sionis, namun untuk melindunginya.

Dalam misi ini Harley Quinn bekerja sama dengan para sahabatnya Black Canary, Huntress, dan polisi Renee Montoya, yang kebetulan  juga berencana untuk menjatuhkan Sionis.

Dari sinilah Harley Quinn bertekad untuk menegakkan emansipasi wanita.

Emansipasi Wanita

Harley Quinn tampil dalam pertarungan dengan gaya ciri khasnya, yaa kita semua tau dong kalau Harley Quinn ini memang sedikit gila.

Dia tampil dengan sangat badass, alat perangnya yang sangat girly bikin kita salah fokus, mulai dari senapan yang penuh glitter, tongkat pemukul baseball, sampai harus bertarung menggunakan sepatu roda.

Apa nggak takut kepleset ya pake sepatu roda?

Film Birds of Prey menggunakan alur maju mundur, dimana menjelaskan secara detail awal mula setiap tokoh dan dijelaskan secara oke. Jadi ga bikin penonton bingung.

Konsep film Birds of Prey dibuat bedasarkan sudut pandang Harley Quinn. Jadi film ini seakan-akan sedang mendengarkan Harley Quinn bercerita dan mempraktekannya.

Tak kalah unik adalah saat Harley Quinn baru putus dan mengadopsi seekor Hyena, yang di beri nama Bruce. Kayak Batman ya namanya? Karena memang terinsipirasi dari Bruce Wayne, guys.

Di sepanjang film, beberapa kali menyebutkan nama Batman. Keseharian Harley Quinn pun akhirnya hanya ditemani oleh hewan peliharaannya.

Birds of Prey

Ending dari film Birds of Prey menurut gue mudah ditebak, akhirnya Harley Quinn dan para sahabatnya membuat geng bernama Birds of Prey.

Group Female Superhero yang akhirnya menjalani kehidupan untuk membasmi para penjahat lainnya. Meskipun sebenarnya kota Gotham ini telah dilindungi oleh Batman juga.

Gue juga penasaran sih dengan kelanjutan hidup Harley Quinn selanjutnya akan seperti apa. Apakah Harley Quinn akan kembali berpacaran dengan Joker atau menemukan kekasih yang baru?

Saat ini DC juga sedang mempersiapkan film-film yang akan rilis lainnya lho, guys. Selain Birds of Prey, tahun ini akan ada superhero wanita lagi guys, yaitu Wonder Woman 1984 pada bulan Juni mendatang.

Tidak lupa aktor tampan Robert Pattinson juga akan muncul tahun depan sebagai debut nya menjadi pemeran The Batman terbaru. Robert Pattinson sepertinya bakat menjadi “Bat” ya guys hahaha if you know what I mean.

Jadi gak sabar ya untuk melihat tokoh-tokoh komik DC apalagi yang akan dibuat film. Kalo kalian paling suka sama tokoh DC yang mana nih, guys?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *