Setelah bertahun-tahun sejak manga Claymore berakhir, adaptasi live action akhirnya resmi diumumkan. Proyek ini akan digarap oleh CBS Studios dan Propagate Content, bekerja sama dengan aktor dan produser Masi Oka, yang dikenal lewat perannya di Hawaii Five-O.
Adaptasi ini juga melibatkan Shueisha, penerbit asli manga Claymore, yang memastikan proyek ini tetap setia dengan sumber aslinya.
Berdasarkan laporan dari Deadline, serial ini akan mengadaptasi manga Claymore karya Norihiro Yagi yang pertama kali diterbitkan di Monthly Shonen Jump pada Juli 2001.
Setelah enam tahun, manga ini berpindah ke Jump Square pada Desember 2007 hingga tamat pada Desember 2014. Masi Oka akan berperan sebagai produser eksekutif bersama Ben Silverman, Howard T. Owens, dan Rodney Ferrell dari Propagate Content, serta Shueisha. Namun, hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai siapa yang akan menulis skenario untuk adaptasi ini.

Detail lebih lanjut tentang proyek ini masih belum banyak terungkap. Namun, adaptasi ini dikabarkan akan tetap mempertahankan unsur aksi intens dan dilema moral yang menjadi ciri khas dari cerita Claymore. Versi anime Claymore, yang diproduksi oleh studio Madhouse, pertama kali ditayangkan pada April hingga September 2007.
Karena manga-nya masih berlanjut pada saat itu, anime ini memiliki ending yang berbeda dari versi aslinya. Serial anime ini disutradarai oleh Hiroyuki Tanaka, yang juga terlibat dalam Attack on Titan, sementara Masao Maruyama, pendiri studio Madhouse, MAPPA, dan M2, turut berperan sebagai produsernya.
Manga Claymore Adalah Kisah Epic
Meskipun manga Claymore tidak setenar beberapa manga shonen lainnya, seri ini mendapat banyak pujian atas pertarungan epik dan karakter perempuan yang kuat.
Dengan atmosfer yang kelam serta tema yang lebih dewasa dibandingkan kebanyakan manga shonen, Claymore berhasil membangun basis penggemar yang loyal hingga saat ini.
Banyak yang menganggapnya sebagai salah satu seri aksi terbaik yang belum mendapatkan apresiasi luas seperti manga populer lainnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak adaptasi live action dari anime dan manga yang mendapatkan sorotan besar, baik di Hollywood maupun Jepang.
Keberhasilan adaptasi seperti One Piece dari Netflix menunjukkan bahwa proyek live action bisa sukses jika digarap dengan serius dan menghormati sumber aslinya. Oleh karena itu, pengumuman Claymore sebagai proyek terbaru dalam tren ini menjadi sesuatu yang menarik untuk dinantikan.

Dengan dunia yang penuh monster mengerikan, aksi brutal, dan latar yang kelam, tantangan terbesar bagi tim produksi adalah bagaimana mereka bisa menghadirkan nuansa yang sesuai dengan manga dan anime-nya.
Meski banyak adaptasi live action yang gagal memenuhi ekspektasi penggemar, proyek Claymore ini tetap membawa harapan baru. Jika dieksekusi dengan baik, serial ini berpotensi menjadi tontonan yang menggugah bagi penggemar lama maupun penonton baru yang belum mengenal kisahnya.
Apakah adaptasi ini akan sukses menangkap esensi dari manga dan anime-nya? Kita nantikan saja perkembangan selanjutnya dari proyek ambisius ini!
Jangan sampai ketinggalan update berita terbaru dan pembahasan unik soal film dan series hanya di BahasFilm.id.