Studio Ghibli

Imajinasi Studio Ghibli: Film Animasi Penuh Kehangatan

Siapa yang nggak tau Studio Ghibli, rumah produksi animasi Jepang yang sangat mendunia. Bahkan 21 film Ghibli akan masuk dalam Netflix, pada bulan ini ada 7 film Ghibli yang sudah tayang di Netflix.

Kalo ditanya tentang karya yang bisa mewakili Studio Ghibli, apa yang terbayang dalam pikiran kalian? Kalo gue sih karakter Totoro yang sangat melekat banget dan menjadi salah satu lambang untuk Studio Ghibli itu sendiri.

Menurut gue, film Ghibli berbeda dari anime Jepang pada umumnya. Ketika banyak industri yang mengangkat tema fiksi ilmiah dengan latar futuristik, Ghibli tetap menceritakan mengenai kenyataan sosial yang pahit.

Hubungan manusia yang hangat dan dunia anak-anak yang penuh warna. Tema-tema kayak gini ini sering dibalut dengan elemen fantasi.

Nah, selain itu ada juga Spirited Away, film animasi ini mendapatkan penghargaan dalam kategori animasi untuk pertama kalinya di Festival Film Berlin yaitu Juara Golden Bear.

Film Spirited Away bener-bener banyak pesan moralnya sih. Dari film Spirited Away, salah satunya mengajarkan kita buat mempunyai sopan santun dan nggak serakah.

Hampir seluruh film Ghibli endingnya selalu unexpected semua. Kalo gak percaya kalian bisa langsung tonton filmnya di Netflix.

Dibalik Nama Studio Ghibli

Imajinasi keren dibalik Studio Ghibli adalah Hayao Miyazaki. Singkat cerita, saat Miyazaki kelas 3 SMA, Miyazaki seneng banget nonton film animasi Hakujaden, dan film ini mengenai animasi Legenda Ular Putih.

Dari film inilah, Miyazaki mulai tertarik pada dunia animasi. Kemudian Miyazaki kuliah di Universitas Gakushuin dan menjadi anggota Kelompok Peneliti Sastra Anak-anak.

Selama lebih dari 50 tahun berkarya, Miyazaki telah mendapat banyak penghargaan di ajang internasional sebagai pembuat cerita dan pembuat film animasi. Miyazaki adalah pembuat film Spirited Away dan My Neighbor Totoro.

Makanya dalam film animasi Spirited Away ada naga putih yang menurut gue terinspirasi dari film Hakujaden yang pernah Miyazaki tonton pas SMA.

Lalu, Miyazaki bersama Isao Takahata, mendirikan Studio Ghibli, sebuah studio film dan animasi yang menjadi salah satu yang tersukses di Jepang. Studio Ghibli ini berdiri awal tahun 1983, Ghibli berasal dari nama panggilan orang-orang Italia untuk menyebut pesawat pengincar Gurun Sahara pada masa Perang Dunia II.

Meskipun istilahnya berasal dari bahasa Italia, kata ini diserap dari kata qibli dan etimologis berasal dari kata “qibla” atau kiblat. Dalam bahasa Jepang nama studio itu dilafalkan ‘ji-bri’ atau ‘ji-bu-ri’.

Teori di balik nama tersebut adalah bahwa studio tersebut sedang meniupkan angin yang baru terhadap industri anime Jepang. Unik banget kan, ya?

Miyazaki Pensiun

Studio Ghibli

studioghibli.com.au

Setelah berjalan kurang lebih 30 tahun dunia animasi Jepang ditarik oleh Ghibli, tahun 2014 menjadi tahun terakhir bagi sutradara Miyazaki dan produser Suzuki untuk pensiun. Lalu Ghibli lahir menjadi generasi yang baru bagi Sutradara Yonebayashi.

Setelah itu meluncurkan When Marnie Was There, film animasi ini menceritakan mengenai gadis kecil yang harus pergi ke desa demi kesehatannya. Hingga akhirnya dia ketemu sama teman sebayanya yang ternyata datang dari dunia yang berbeda.

Tetapi, pada tahun 2017 Miyazaki kembali berkarya di Studio Ghibli. Alasan kembalinya Miyazaki adalah karena ingin membuatkan film untuk cucunya yang akan tayang pada tahun ini sebelum Tokyo Olympic Games.

Miyazaki mengajak anaknya Goro untuk ikut serta pembuatan film animasi tersebut. Kabarnya, Miyazaki akan mengadaptasi novel yang dirilis pada tahun 1937 karya Genzaburo Yoshino. Pasti penasaran banget dong?

Rekomendasi Film Studio Ghibli Versi Gue

Studio Ghibli

studioghibli.com.au

Salah satu rekomendasi film Ghibli yang kadang terngiang-ngiang adalah Whisper of The Heart. Film ini di produksi tahun 1995 dan menjadi film pertama yang nggak di sutradari oleh Hayao Miyazaki ataupun Isao Takahata.

Tapi sutradaranya adalah Yoshifumi Kondou. Whisper of The Heart termasuk salah satu film yang menurut gue memotivasi buat membuktikan personal skill seseorang. Karena dalam film ini menceritakan tentang sepasang teman lawan jenis Namanya Shizuku dan Seiji.

Shizuku ini sedih banget soalnya Seiji akan pergi selama dua bulan ke Cremona. Seiji bilang, “Shizuku, kau berbakat menulis puisi”.

Akhirnya, Shizuku ini mau ngebuktiin ke Seiji kalau dia juga punya rencana masa depan. And then, kebersamaan mereka menimbulkan rasa saling menyukai satu sama lain sampe akhirnya Seiji ngelamar Shizuku buat jadi istrinya :’)

Berubah itu emang perlu motivasi dan niat sih.

Ciri khas dari film animasi Studio Ghibli emang nggak ada yang hilang, semuanya unexpected ending, meskipun salah satu sutradara ada yang harus pensiun dari rumah produksi ini. Perpaduan antara imajinasi, fantasi dan realisme, menurut gue dibuat dengan sangat detail.

Karena menurut Miyazaki film animasi bukan lagi soal film anak-anak yang bertema riang gembira, tapi animasi juga bisa bercerita dan memberi pesan tentang apa saja.

Nah, bagi kalian yang udah nonton karya Studio Ghibli, film animasi favorit kalian apa sih? Share di kolom komentar ya. Have a nice day!

One Ping

  1. Pingback: Review Whisper of The Heart: Setiap Orang Punya Bakat Terpendam - Bahas Film I Tempat Asik dan Seru Bahas Dunia Film

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *