3 Faktor yang Bikin Film Snow White Live Action Diboikot

Walt Disney Studios saat ini tengah bersiap merilis film live action terbarunya, Snow White (2025). Namun, sebelum tayang, film yang diadaptasi dari Snow White and the Seven Dwarfs (1937) ini sudah menuai banyak kontroversi hingga memicu ancaman boikot dari para penggemar.

Gerakan boikot terhadap Snow White bukan terjadi tanpa alasan. Dibintangi Rachel Zegler dan Gal Gadot, film ini dianggap hanya sebagai strategi Disney untuk meraup keuntungan dan sekadar memanfaatkan nostalgia generasi milenial, seperti yang dilaporkan Forbes.

3 Faktor yang Bikin Film Snow White Live Action Diboikot

Lalu, apa saja faktor yang membuat film ini diprotes dan kembali menjadi perbincangan panas? Simak beberapa alasannya agar kamu tetap update dengan perkembangan terbaru!

1. Konflik Zegler dan Gal Gadot

Snow White menampilkan Rachel Zegler sebagai Snow White dan Gal Gadot sebagai The Evil Queen. Namun, perbedaan pandangan politik mereka terkait konflik di Gaza menambah kontroversi seputar film ini.

Pada 7 Oktober 2023, saat serangan besar Hamas terhadap Israel terjadi, Gal Gadot menyatakan kekecewaannya di media sosial atas kurangnya kecaman global terhadap kekerasan tersebut, terutama terhadap perempuan.

Menurut The Guardian, Gadot bahkan mengatur pemutaran film terkait serangan itu, meskipun ia sendiri tidak hadir dengan alasan keamanan.

Di sisi lain, Rachel Zegler secara terbuka menunjukkan dukungannya terhadap Palestina. Pada Mei 2023, ia menegaskan telah mendukung Palestina sejak 2021 dan menyerukan gencatan senjata di Gaza, mengingat lebih dari 40 ribu korban jiwa.

Saat Gadot mengunggah trailer Snow White di Instagram, kolom komentarnya langsung dibanjiri emoji bendera Palestina dan seruan “Free Palestine.” Tak lama setelahnya, Zegler merespons dengan unggahan di X, berterima kasih atas 120 juta penayangan trailer sambil menambahkan pesan, “Selalu ingat, bebaskan Palestina.”

2. Cerita Berbeda dari Versi Aslinya

Jika kamu sudah melihat trailer Snow White live action, mungkin kamu akan merasa ada yang berbeda. Film ini dipastikan memiliki alur yang tidak sama dengan versi animasinya. Salah satu perubahan besar adalah absennya karakter pangeran yang sebelumnya menjadi bagian penting dari cerita klasiknya.

David Hand, putra dari sutradara Snow White and the Seven Dwarfs (1937), menyatakan ketidaksetujuannya terhadap perubahan ini.

Dalam wawancara dengan The Telegraph, ia mengungkapkan kekecewaannya dan merasa bahwa kisah yang sudah terbukti sukses seharusnya tetap dipertahankan dalam adaptasi live-action.

Tak hanya perubahan alur cerita, penggunaan CGI untuk menggambarkan tujuh kurcaci juga menuai kritik. Awalnya, Disney berencana mengganti para kurcaci dengan kelompok manusia biasa, seperti yang dilaporkan Daily Mail. Namun, keputusan itu justru memicu perdebatan karena dianggap terlalu jauh dari versi aslinya.

3. Komentar Rachel Zegler Soal Film Klasiknya

Rachel Zegler dinilai cocok memerankan Snow White live action, terutama karena kemampuan vokalnya yang luar biasa.

Meski sempat muncul perdebatan mengenai perbedaan latar belakangnya dengan karakter Snow White, Disney sebelumnya juga pernah mengambil langkah serupa dalam adaptasi live-action Disney Princess, seperti saat Halle Bailey menjadi Ariel di The Little Mermaid (2023).

Namun, cara Zegler berbicara dalam wawancara sering kali memicu kontroversi. Saat mempromosikan Snow White beberapa tahun lalu, ia membuat pernyataan yang terkesan meremehkan versi animasi klasiknya.

Dilansir Forbes, Zegler mengaku takut dengan film animasi aslinya dan hanya pernah menontonnya sekali, tanpa keinginan untuk melihatnya lagi.

Selain itu, dalam wawancara dengan Variety pada September 2023, Zegler membahas perubahan besar dalam versi live-action. Ia menyatakan bahwa Snow White kini lebih modern dan tidak lagi bergantung pada pangeran untuk menyelamatkannya karena “ini bukan lagi tahun 1937.”

Meski pernyataannya bernuansa feminisme, banyak penggemar merasa hal itu tidak pantas, mengingat betapa ikoniknya film animasi aslinya bagi mereka.

Sinopsis Film Snow White Live Action

snow white live action
3 Faktor yang Bikin Film Snow White Live Action Diboikot 4

Film ini dipastikan tetap berpegang pada inti cerita klasik Snow White, di mana seorang putri cantik harus melarikan diri dari rencana jahat ibu tirinya.

Perjalanan Snow White, persahabatannya dengan tujuh kurcaci, serta usahanya menghadapi sang Evil Queen akan menjadi fokus utama. Namun, dengan sentuhan khas Greta Gerwig, kemungkinan besar akan ada elemen baru dan karakter yang lebih sesuai dengan perkembangan zaman.

Cuplikan yang telah dirilis menampilkan sekilas sosok Dopey, salah satu dari tujuh kurcaci. Meski begitu, detail mengenai peran kurcaci lainnya serta alur cerita secara keseluruhan masih dirahasiakan, membuat penggemar semakin penasaran menantikan film ini.

Disney tampaknya menghadapi tantangan besar dalam meningkatkan popularitas live-action Snow White. Banyak penggemar di X bahkan memperkirakan film yang dijadwalkan rilis pada 21 Maret 2025 ini akan mengalami kerugian besar akibat seruan boikot yang semakin gencar. Bagaimana pendapatmu?

Itulah sejumlah informasi mengenai film Snow White live action yang kena boikot penonton. Gimana menurut kamu?

Nonton film Snow White live action di sini

Jangan sampai ketinggalan update berita terbaru dan pembahasan unik soal film dan series hanya di BahasFilm.id.

Penulis
  • Bang Adam

    Suka berbagai genre film. Pelan-pelan hobi nonton jadi hobi review dan akhirnya beneran kecebur di dunia kepenulisan film. Hobi jadi kerjaan? Kenapa gak?

Share:

Tinggalkan komentar

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.